Tanggung jawab Perusahaan

 

 

Tanggung jawab Lingkungan

ASSAB sebagai distributor baja khusus dan penyedia jasa pemrosesan terkemuka berkomiten untuk menjaga standar peraturan lingkungan setinggi-tingginya. Kami selalu berusaha agar dalam operasional kami, gangguan lingkungan dapat ditekan dan menciptakan lingkungan kerja yang baik dengan tingkat keselamatan yang tinggi bagi semua karyawan.

Oleh sebab itu, produk kami dibuat bermutu tinggi agar awet dengan menggunakan bahan baku daur ulang sebagai bagian dari upaya kami menanggulangi polusi.

Kepatuhan terhadap standar internasional adalah hal yang alamiah bagi kami dan kami memantau agar tuntutan ini tetap terjaga. Dengan tindakan pencegahan dan perbaikan yang berkesinambungan, kami akan terus menjaga kualitas produk kami, serta lingkungan tempat kami hidup dan bekerja.

Hal utama yang mengkhawatirkan kami adalah limbah lingkungan dan pengelolaan limbah produksi serta penggunaan energi Kami. Kami bertekad untuk mengurangi kerusakan lingkungan dengan bekerja sesuai dengan tujuan perbaikan dalam tiga hal tersebut.

 

Tanggung jawab Sosial Perusahaan

Para pimpinan dan karyawan, di semua tingkat organisasi ASSAB, didorong untuk menggabungkan nilai-nilai sosial ke dalam proses pengambilan keputusan bisnis, untuk mencapai hasil yang positif dan berkesinambungan bagi semua pihak yang berkepentingan di ASSAB.

Kunci utama dalam Tanggungjawab Sosial Perusahaan dari ASSAB adalah tuntutan TSP terhadap 3P yaitu Profit (Ekonomi), People (Komunitas) dan Planet (Lingkungan).

TSP ASSAB terutama berkecimpung dalam hal:

  • Daur ulang dan penghematan baik dalam pemrosesan baja maupun kegiatan di dalam kantor. ASSAB menggunakan piranti yang hemat energi.
  • Membuat lingkungan yang baik, dengan peningkatan kerja, kesehatan, dan kesadaran terhadap keselamatan.
  • Menawarkan peningkatan pendidikan dan keterampilan kepada karyawan.
  • Meningkatkan keadilan pekerjaan di dalam tempat kerja. ASSAB mendukung dialog dan konsultasi dengan para karyawan, sebagai yang pihak berkepentingan, untuk mendorong kreasi, inovasi, dan kemitraan sosial di dalam tempat kerja.
  • ASSAB melakukan pendekatan proaktif untuk praktek non-diskriminatif terhadap ras, jenis kelamin, bahasa, agama, atau kecacatan yang tak menghambat pekerjaan. ASSAB juga melarang kerabat dari pimpinan dan manajer apa pun dikaryakan ke dalam perusahaan ASSAB yang sama. Nepotisme dan favoritisme adalah praktek diskriminatif terhadap kebijakan ASSAB yang mengutamakan jasa seseorang dan kesempatan yang adil bagi semua.
  • ASSAB memandang positif, tanpa pamrih dan dengan jangka panjang membantu dan mendukung berbagai program dari universitas yang berkaitan dengan industri manufaktur, lembaga penelitian, organisasi sosial, dan masyarakat umum di mana pun ASSAB beroperasi.